Monday, October 21, 2013

Mangrove Untuk Muara Gembong, Bekasi - @para_gembel

Berawal dari pertemuan kita (paragembelgembel) saat di undang ke acara 1st Anniversary nya Akademi Berbagi Bekasi. Di situ kita di undang sama Yora untuk hadir sebagai salah satu komunitas di Bekasi (padahal kita gak pernah nyebut gembel itu komunitas loooh hehehe). Selesai acara, kita di undang besok nya utk ikut ke Muara Gembong untuk nanem pohon mangrove, tp berhubung mendadak kita ga bisa ikutan. Setelah ikutan acaranya AkberBKS kita di undang lg ke acaranya Amprokan Bekasi, nah di sini kita bertemu sama yg namanya bang Ferlan dari Komunitas Bekasi Green Attack, yg pada intinya bang Ferlan minta bantuan ke kita untuk ikut menyelamatkan populasi mangrove di Muara Gembong yang sudah mulai berkurang dan juga mempublish potensi wisata Muara Gembong ke internet. Kita jg baru tau klo Bekasi itu punya hutan mangrove. Nah atas dasar itulah kita mau bikin trip ke Muara Gembong dalam rangka penyelamatan populasi mangrove di sana. Dalam trip kita, kita selalu mencari sesuatu yg indah yg akan membuat kita CINTA INDONESIA, kita selalu pergi yg jauh2 untuk mencari keindahan itu, sedangkan daerah tinggal kita sendiri perlu untuk di angkat potensi wisata nya dengan keindahan nya. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk kita. Sebelumnya kita survey terlebih dahulu ke lokasi (Muara Gembong) karena kita mau bikin trip dgn peserta yg lumayan banyak.


Oia sebelumnya perlu di jelaskan bahwa trip ini kita buat dengan bantuan dari Bang Ferlan dan Bang Samba. Bang Ferlan itu adalah ketua dari Komunitas Bekasi Green Attack, komunitas BGA ini bergerak dalam penyelamatan Muara Gembong, yang perlu di selamatkan dari Mugo ini yaitu hutan mangrove nya yg semakin menipis dan endemik seperti lutung jawa. Sedangkan Bang Samba adalah ketua dari LSM yg bernama ELKAIL, ELKAIL sudah lama terjun dalam gerakan #SaveMugo ini. Nah BGA dan ELKAIL dalam hal ini bekerja sama dalam gerakan #SaveMugo ini, ELKAIL bertugas di Mugo nya dan BGA bertugas di sisi kota Bekasi nya. Okeh kita mulai aja ceritanya yaah....

Sabtu, 5 Oktober 2013
Pukul 07.00 WIB, kumpul di meeting point POM Bensin kolong jembatan Summarecon Bekasi. Rencana awal kita mau sewa truk TNI tp krn terkendala biaya akhirnya kita pake motor aja hehehe..dan membawa 1 mobil untuk mengangkut peserta yang baru join trip kita. Ada 4 orang yg baru join trip kita,yaitu Ade, Ali, Andika dan Sefty, mereka semua baru pertama kali ikutan trip kita alias baru kenal kita. Alhamdulillah peserta yang ikutan ada 23 orang, yg awal nya seharusnya ada 26 orang, tp krn terkendala sesuatu ada 3 orang yg batal ikutan. Setelah semua nya kumpul, jam 08.00 kita berangkat ke Muara Gembong dengan menggunakan 10 motor dan 1 mobil. Perjalanan ke Mugo kira2 memakan waktu 2 jam klo ngebut dan klo santai sekitar 3 jam. Jalurnya itu lewatin Babelan dengan kondisi jalan yg masih normal gak banyak bolongan dan rata-rata jalan nya itu coran. Jalur parah nya itu ketika masuk ke jalur Pertamina, di namain jalur pertamina krn terdapat sumur-sumur milik pertamina. Tp kita punya nama lain untuk jalur ini, kita namain JALUR VIBRATOR hahaha krn jalanan nya itu tanah berbatu, jd klo naik motor itu jd bergetar-getar hahaha.. Di jalur pertamina kita ngaso di saung tengah padang gersang sembari nunggu tim yg ketinggalan krn ban motor nya bocor di tengah jalan, sekalian ngaso ngelempengin pantat.

Wednesday, September 4, 2013

@para_gembel - Ikutan Yuuuuk Aksi Penanaman Mangrove di Muara Gembong Bekasi

Halo semua..

Kita mau bikin acara nih tanggal 5-6 Oktober 2013. Acara kali ini berbeda dgn acara trip sebelumnya loooooh, kali ini kita akan melakukan aksi. Aksi kita bukan aksi demo panas-panasan di tengah jalan atau di Bundaran HI sambil bawa spanduk tulisan "Tolak Kenaikan BBM", "Tolak Miss World", "Ganyang Malaysia" ataupun tulisan-tulisan lainnya hehehe. Aksi kita kali ini memang panas-panasan tp tentunya panas-panasan yg asiiiiik..Aksi kita ialah penanaman Mangrove di Muara Gembong, Bekasi. Kalian tau gak sih klo populasi mangrove di pesisir pantai Muara Gembong itu udah mulai habis,knp bs habis??banyak penyebabnya..salah satu penyebab terbesar berkurangnya mangrove di Mugo itu akibat pembukaan lahan tambak baru oleh warga sekitar. Otomatis klo mau buka tambak baru itu ya hrs nebangin pohon mangrove. Hmm...menyedihkan bgt yah, lagi-lagi lingkungan rusak karena KESERAKAHAN MANUSIA. Gw coba kasih tau sedikit akibat dari kerusakan mangrove:
  • Peningkatan abrasi/erosi pantai
  • Peningkatan pencemaran pantai
  • Air pasang akan semakin mudah untuk mencapai daratan, rumah warga yg di daratan pasti kebanjiran akibat pasang air laut
  • Nah ini yg paling parah, akan mengakibatkan instruisi air laut. Instruisi air laut itu masuknya atau merembesnya air laut kearah daratan sampai mengakibatkan air tawar sumur/sungai menurun mutunya, bahkan menjadi payau atau asin. Dampak instrusi air laut ini sangat penting, karena air tawar yang tercemar intrusi air laut akan menyebabkan keracunan bila diminum dan  dapat merusak akar tanaman. Parah kaaaan,gak bisa minum air bersih lg dah kita.

Ok balik lg ke acara aksi penanaman mangrove. Kita mau ajak temen-temen nih untuk ikut dalam aksi ini, untuk temen2 yg ga bisa ikut gpp kok, kalian tetep bisa berpartisipasi jg kok untuk donasi mangrove nya. Untuk 1 mangrove itu biayanya Rp 5.000, itu udh termasuk biaya perawatan mangrove. Untuk yg mau donasi mangrove aja kita minimalkan 4 mangrove, jd Rp 20.000. Biaya segitu ga mahal kok untuk menjaga kelestarian alam ini, klo dibuat jajan jg gak berasa 20rb hehehe. Langsung aja yak,,berikut itinerary nya:

ITINERARY ACARA
Sabtu, 5 Oktober 2013
06.30 – 07.30 Kumpul di Pom Bensin Kolong Jembatan Summarecon
07.30 – 11.00 Perjalanan ke Kecamatan Muara Gembong, ngerasain jalanan rusak dan belok
11.00 – 13.00 Isoma di kantor Kecamatan Muara Gembong sekalian isi perut dulu biar ada tenaganya
13.00 – 14.00 Perjalanan ke Ujung Muara untuk ceremonial penanaman mangrove
14.00 – 16.00 Acara ceremonial penanaman mangrove
16.00 - 17.00 Perjalanan menuju SEKOLAHAN yang akan kita jadikan tempat untuk MENGINAP
17.00 – 20.00 Isoma, acara bebas dan tentunya mandi. Karena pasti belok-belokan pas di acara ceremonial nya
20.00 – 23.00 Bincang-bincang tentang mangrove
23.30 -------- Tidur imut hehe

Minggu, 6 Oktober 2013
06.00 – 09.00 Sarapan pagi + beres-beres, karena setelah dari Pantai Beting kita akan langsung ke Kecamatan
09.90 – 10.00 Perjalanan ke Pantai Beting untuk melihat daerah yang paling parah terkena dampak dari abrasi pantai
10.00 – 12.00 Acara bebas di Pantai Beting, sekalian narsis-nasris di paling pinggir nya Bekasi
12.00 – 13.00 Perjalanan menuju Kecamatan untuk kembali lg ke kota hehehe
13.00 -------- Isoma dan siap-siap kembali ke kota

Salah satu kondisi rumah warga di pesisir Muara Gembong

Area yang paling banyak kehilangan mangrove dan sekarang
menjadi area konservasi mangrove Mugo
Pantai Beting pinggiran nya Bekasi
Ujung Muara yang akan dijadikan lokasi ceremonial

QUOTA PESERTA : Kita membatasi peserta maksimal 35 orang
BIAYA : Rp.150.000/orang



BIAYA MELIPUTI :
- Biaya akomodasi dari Titik Kumpul sampai Kecamatan Muara Gembong, pake truk TNI
- Biaya sewa kapal ukuran besar dari Kecamatan - Ujung Muara - Sekolahan
- Biaya sewa kapal ukuran sedang dari Sekolahan - Pantai Beting - Kecamatan
- Makan untuk 4 kali
- Donasi untuk 500 mangrove


BIAYA TIDAK TERMASUK :
- Biaya akomodasi dari rumah ke Mega Bekasi dan Mega Bekasi ke rumah

- Bayar parkir inap motor di bekalang Mega Bekasi
- Klo mau jajan-jajan di Mugo hehe 


KETERANGAN:
- Pembayaran DP paling lambat tanggal 21 September 2013, minimal setengah nya yaitu 75rb
- Pelunasan paling lambat tanggal 27 September 2013
- Untuk yang bawa motor bisa menitipkan motor nya di belakang Mega Bekasi
KONTAK PERSON:
HAFIZ : 081319131700
INTAN : 08568928744
untuk BB atau Whatsapp langsung aja tanya via sms/tlp ke PIC nya yah

INFO LANJUT:
Facebook  : Fanpage Facebook Paragembelgembel
Twitter       : @para_gembel


Acara ini di selenggarakan oleh : 
  
"Alam yang indah ini bukan cuman punya kita tetapi hanya titipan, anak cucu kita berhak untuk menikmati alam INDONESIA yang indah ini. So tugas kita untuk menjaga alam INDONESIA ini untuk tetap indah dan asri"
 
*Perlu diketahui bahwa trip ini tidak mengandung unsur penipuan, alhamdulillah kita masih inget sama yg namanya dosa hehehe*

Wednesday, August 28, 2013

@para_gembel - Mencintai Indonesia lewat Sejarah bersama Komunitas Historia Indonesia

Jum'at, 12 Juli 2013 sore menjelang magrib tiba-tiba dpt bbm dr @yoraanastasha yg  kira2 isinya gini "Mas Ganteng, mau ikutan ke Cikini gak?acaranya @IndoHistoria bayar 30rb" bahahahaha sori-sori yg benernya kata "GANTENG" nya di ilangin. Nih yg benernya hehehe --> "Mas, bsk minggu mau ikutan ke Cikini gak?acaranya @IndoHistoria bayar 30rb". Hmm..setelah dipikir-pikir asik jg nih kyk nya ikutan ngabuburit sama Komunitas Historia Indonesia, menelusuri sejarah Tjikini. Batas pendaftaran yaitu bsk nya Sabtu jam 23.59 WIB alias besoknya dan quota dibatasi hanya 100 org. Wah mendadak sekali ini si Yora ngabarin nya dan di @dhiikaa nya malah gak ngabarin -_- tanpa berfikir panjang lgsg ngabarin personil @para_gembel dan singkat cerita dapet 5 orang yaitu Gw sendiri (Anugrah), Hafiz, Riries, Ryan dan Ade. Besoknya siang lgsg di bayar via transfer dan dapet nomor urut 99-103 (waaah mepet bgt,alhamdulillah msh dpt space.

Minggu, 14 Juli 2013 kumpul di Gedung Joang jam 13.00 WIB, sambil menunggu acara dimulai kita berkeliling ke dalam museum Gedung Joang, di dalamnya banyak bgt peningalan-peninggalan bersejarah, terutama saat Indonesia sdg berjuang untuk kemerdekaan. Pokoknya klo mau tau bagaimana Belanda/Jepang masuk dan mau tau detik-detik sebelum Indonesia merdeka, main aja ke Gedung Joang. Oia di Gedung Joang jg ada mobil yg pernah digunakan oleh Presiden Soekarno selama menjabat sebagai Presiden.
Acara pertama adalah nonton film sejarah yg menceritakan daerah Menteng dan sejarah Gedung Joang itu sendiri dan baru tau klo Menteng itu dulu punya orang India yg dibeli oleh Belanda. Oleh Belanda daerah Menteng dijadikan semacam pusat keramaian (mohon koreksi klo salah). Gedung Joang sendiri dulu dijadikan basis oleh pemuda-pemuda Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari Jepang. Pemuda-pemuda tsb salah satunya Pemuda Menteng 31.

Dari Gedung Joang kita berjalan kaki menyusuri jalan raya Cikini, di Cikini banyak gedung-gedung tua bekas peninggalan Belanda/Jepang. Kita melewati Kantor POS Indonesia lalu Tan Ek Tjoan. Tan Ek Tjoan itu pabrik Roti yg sudah ada dari jaman Belanda. Roti Tan Ek Tjoan awalnya di bangun di Bogor pd tahun 1921 oleh pemuda yg bernama Tan Ek Tjoan lalu membuka pabrik di Cikini tahun 1953. Gw sendiri sering beli nih roti pas pulang kuliah, yg paling gw suka itu yg isinya coklat ada kacangnya (tau dah namanya apaan hehe) sama yg isi susu.

Kang Asep Kambali - Founder Komunitas Historia Indonesia
Terus kita ke bekas rumah Raden Saleh, yg ga tau Raden Saleh itu siapa tanya aja deh yak sama mbah gugel hehehe dan acara berakhir di Masjid Cikini, salah satu masjid tua dan masjid cagar budaya. Buka puasa di Mesjid Cikini.

Komunitas Historia Indonesia
Twitter : @IndoHistoria

salam gembel,
anugrah

Wednesday, May 8, 2013

Rasanya Ditelan Bumi Selama 4 Jam - Goa Buniayu Sukabumi

Assalamualaikum wr,wb.

Pertama kali denger di Sukuabumi ada goa,gw sempet kaget dan shock, "Di Sukabumi ada goaaaaaaaaaaa???goa apaaaaaaaaaaannn??" *lebay*, iye di Sukabumi tuh ternyata ada goa namanya Goa Buniayu, gw pertama kali denger sebenernya pas ada org yg beli headlamp sama gw (gak maksud promosi yeee) dan gw tanya tuh headlamp mau dipake buat apa?doi bilang mau caving ke goa di Sukabumi. Di situlah gw agak heran,emang di Sukabumi ada goa yak??kta dia iya ada, goanya keren tp ga tau namanya doi. Telusur demi telusur ternyata tuh goa namanya Goa Buniayu. Atas dasar penasaran itulah kita coba bikin trip ke Goa Buniayu.

Trip kita kali ini lumayan extreme dan mungkin lebih extreme dari trip2 sebelumnya. Yak trip kali ini mencoba menjelajah ke perut bumi yang kira2 50 meter di bawah permukaan tanah. Wooow ke perut bumi??bisa dibayangkan kan ke-extreman nya hehe. Di dunia maya atau forum2 backpacker lg ramai perbincangan tentang Goa Buniayu,khususnya di forum BackpackerIndonesia.com banyak yg bikin trip kesana rata2 menawarkan harga sekitar 350rb.

Ok kita mulai sajah, cari2 info tentang buniayu di internet masih dikit banget dan kebanyakan yg kesana pake EO yg tinggal bayar lunas dan duduk manis aja. Di sinilah sebenernya tantangan itu di mulai,kita mesti nyari2 info bagaimana kita bisa kesana dengan budget di bawah 350rb (harga paket yg di tawarin EO). 2 minggu sebelum hari H alhamdulillah dpt info setelah ngubek2 internet dan ternyata Wanawisata Buniayu itu dikelola oleh sebuah perusahaan di Jakarta namanya PT. Unity Areta Jayasri dan kita jadinya gak perlu pake jasa EO deeeeeeeh hohoho. Karena gembel selalu buat trip tanpa menggunakan jasa EO *benerin jambul*. Oia total peserta sebenernya ada 16 orang, tp jadi 13 orang krn 3 org lg cancel dekat dgn hari H. 1 org cancel karena hrs bimbingan dosen, 1 org lg cancel pas pagi2 mau brgkt krn mendadak lembur kerja dan 1 org lagi si Eko1 cancel krn Jum'at malemnya doi mengalami kecelakaan motor yang menyebabkan kakinya hrs di jahit *kasian..kasian..kasian* hehehe

Sabtu, 27 April 2013
Pukul 05.00 WIB, start dari Bintara menuju terminal Kp.Rambutan menggunakan bus TransJakarta, yang gw tau dari Kp.Rambutan cuman ada 1 bus yang melayani trayek ke Sukabumi, bis berkelas super ekonomi yg bisa bikin lo-lo berdiri dari Jakarta-Sukabumi hahaha. Tp alhamdulillah kemarin pada duduk semua. Keluar jam 08.00 tp bus bener2 jalan jam 09.00, maklum lah ngetem-ngetem dulu sebelum masuk ke tol, menuhin penumpang dulu ampe bener2 penuh, kejar setoran cooooooooyy.

Pukul 13.00 WIB, sampailah kita di terminal Sukabumi setelah berjibaku dgn kemacetan jalur puncak yg luar binasa *lebay*. Turun dari bus kita lgsg carter angkot buat ke Buniayu daerah Nyalindung, Segaranten. Perjalanan dari terminal ke Buniayu kurang lebih 1 jam 30 menit dengan jalur yang menanjak berkelak-kelok, jalan nya beraspal tp kondisinya banyak yg rusak/berlubang.

Pukul 14.30 WIB, sampai di pintu masuk Wanawisata Buniayu. Angkot nya sempat kandas kena batu,mgkn karena overload dengan beban kita semua atau mgkn jg karena di mobil ada 2 orang yg kelebihan beban hahaha siapakah dia??ga usah di jawab udh pada tau. Tp pas bgt di saat mobil kandas kita semua hrs turun mobil dan ada 1 org yaitu si Kiki mengeluarkan jackpot di pinggir pohon hahaha (org nya marah gak yaaaah gw ceritain kejelekannya hehehe). Biar gak kandas lg tuh mobil akhirnya sebagian naik mobil dan sebagian lg jalan kaki. Tiba-tiba ada seseorang bapak2 naik motor mau ke arah Buniayu dan beliau lgsg bilang "Rombongan nya Anugrah yaah??",,wuih nama gw terkenal jg nih sampe pelosok Sukabumi,beliau lgsg tau. Dan ternyata beliau itu Pak Budi salah satu koordinator Wanawisata Buniayu.
 
Ini harga-harga caving dan di bawahnya ada
nomor kontak untuk booking (Sumber foto dari Google)
Sampailah kita di basecamp Buniayu setelah berjalan kaki 10 menit, kita emang sengaja ga sewa aula penginapan krn dari awal kita berniat buat camping,biar lebih asik aja dan lebih makin akrab lg. Sebelum jelajah goa horizontal kita bangun tenda dulu dan isi perut dgn makanan seadanya untuk mengisi tenaga. Sebenernya sih goa horizontal ini goa wisata yang siapa aja bisa kunjungin dari anak kecil ampe org lanjut usia karena jalurnya gampang dan ga terlalu extreme. Goa horizontal ini ada zona gelapnya juga dan zona berlumpur, dulu goa ini di hiasi lampu2 ddlm goa untuk penerangan, tp udah pada rusak dan udah ga di urusin lg. Katanya sih ga usah dipakein lampu biar lebih alami kegelapannya. Panjang goa horizontal kira2 250 meter dan jalur nya buntu, jadi cuman ada 1 jalur yg digunakan sbg jalur masuk dan keluar. 

Saturday, March 23, 2013

[Part 4 Nge-Gembel AkhirTaun 2012 Gunung Kidul] -- Cave Tubing Goa Kalisuci

#cerita sebelumnya

Part 4 nya baru di bikin hahaha maklum admin nya super sibuk (alesan aja,padahal emang dasarnya males). Part 4 ini adalah catper terakhir trip Gembel Akhir Taun 2012,mudah2an admin nya masih inget ceritanya hehehe.

Setelah camping di Pantai Jungwok, kita melanjutkan tujuan kita untuk cave tubing lagi,tp kali ini cave tubing di Goa Kalisuci tepatnya di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Klo mau ke Kalisuci dari Pantai Jungwok itu arahnya ke arah pulang ke Wonosari,yaa klo takut nyasar nanya aja krn jarang ada plang petunjuknya.

Tiket untuk cave tubing Kalisuci Rp 65.000 tp waktu itu krn jumlah kita lumayan banyak (15 orang) jd kita dpt diskon Rp 90.000 klo ga salah deh *lupa*. Cave Tubing di Kalisuci dengan Goa Pindul agak berbeda klo menurut gw lbh enak tubing di Goa Pindul dan Sungai Oya,krn banyak spot untuk loncat-loncatan nya. Nah klo di Kalisuci cuman ada 1 spot untuk loncat2an (gw pikir banyak,nyesel kmren ga ikutan loncat). Tapi tentunya pengalaman baru dan keindahan baru yang kita dapat dari Gunung Kidul, goa2 yang masih alami.

Selesai cave tubing Kalisuci kita balik ke rumah Pakde nya Eko1 untuk istirahat dan beres2 karena besok paginya kita harus kembali lagi ke Jakarta.

Oia ada kejadian unik di dalam perjalanan pulang ke Jakarta dengan Bis Sumber Alam, mungkin karena itu supir bus isi mp3 nya cuman ada 2 lagu doank atau emang itu supir lg addicted sama tuh lagu. Karena selama dalam perjalanan di bus cuman 2 lagu itu doank yg di puterin,ampe anak2 apal sama tuh lirik lagunya hahaha. Hanya supir dan kenek nya aja yg tau kenapa cuman muterin 2 lagu aja hahaha. Mau tau lagunya apaan??cekidot guys :D




NB: Total trip kita kurang lebih memakan biaya Rp 450.000/orang dengan jumlah peserta 15 orang. Biaya sudah termasuk makan dan transportasi, karena setiap kali kita trip, kita selalu menggunakan sharing cost dalam hal makan dan transportasi.

regards,
anugrah

Wednesday, January 9, 2013

[Part 3 Nge-Gembel AkhirTaun 2012 Gunung Kidul] -- Camping di Pantai Jungwok yg Sepi

#cerita sebelumnya

Pantai Timang yang bener2 masih sepi seperti pertama kali kita kunjungin Maret 2012 lalu,ternyata tuh masih ada pantai2 di Gunung Kidul yg masih sepi lainnya,WOOW emang kyk nya 3 hari aja tuh ga cukup perlu waktu 1 bulan deh kyk nya buat explore keindahan yang tersimpan di Gunung Kidul ini. Dari Pantai Timang kita langsung menuju ke Pantai Jungwok, sebelumnya agak galau sama pilihan antara Pantai Jungwok atau Pantai Seruni. Keluar dari Pantai Timang sempet searching2 di mbah Google (untung nya T*lkoms*l msh dpt sinyal edge dikiiiiiiiiiiiiiiit) klo Pantai Seruni udah ada sedikit gambaran sih dari kawan kenalan dari www.backapckerindonesia.com yg sebelumnya udh pernah cobain camping di sana. Tp klo di liat dari posisinya yg lbh deket dari Pantai Timang itu ialah Pantai Jungwok. Pantai Jungwok itu terletak masih gak jauh dari Pantai Wediombo, nah Pantai Wediombo itu gak jauh dari Pantai Siung (baca jg cerita kita waktu ke Pantai Sung --> Pesona Pantai Siung dengan Tebingnya yang Tinggi dan Pasirnya yang Putih )

Minggu, 23 Desember 2012
Pukul 13.00 Kita start balik dari Pantai Timang, dari pintu keluar perkampungan pasti nanti kita ketemu pertigaan yg kalo ke kanan itu ke Pantai Siung klo lurus itu ke Pantai Wediombo, tp udah ada plang penunjuknya kok krn Pantai Siung dan Wediombo itu udah masuk daerah wisata resmi Kabupaten Gunung Kidul kyk Pantai Baron. Ikutin jalan aja sampe mentok,nanti juga ada pos untuk tiket. Nah perorang nya itu kena Rp 3.000 klo untuk parkiran ada pilihan nginep atau ga,klo yg ga nginep itu Rp 2.000 dan klo nginep kena Rp 4.000 (tp prakteknya nginep itu kena Rp 6.000/motor hadeeeh). Ada parkiran nginep motor itu krn kyk nya di Pantai Wediombo itu ada penginapannya deh,tp kyknya gw ga ngeliat penginapannya deh hehe. Oia klo emang mau niat camping di Pantai Jungwok bilang aja nginep motor krn nanti motornya nanti akan di pindahin ke tempat yg motor nginep.
Pesisir Pantai Wediombo menuju pencarian jalan ke Pantai Jungwok
Pukul 14.00 Untuk ke Pantai Jungwok gak bakalan nemu plang penunjuk ke pantai itu,krn emang ga di bkin plang penunjuk. Buat akses kesana bisa nanya sama tukang parkir atau sama warung2 sekitar Pantai Wediombo. Buat ancer-ancer aja klo mau ke Pantai Jungwok ikutin aja pesisir pantai nya sampe kira-kira nemu pertigaan ke kiri,nah nanti kita bakalan lewatin persawahan milik warga sekitar klo ragu mending nanya aja sama petani atau warga sekitar. Tp waktu kita (Gw,Eko1,Rian,Bang Andri,Paiz,Jamal) ngebuka jalan ke Pantai Jungwok awalnya lewat jalan yg agak berbeda,jalan nya tuh agak nanjak dan turun bukit dan tentunya agak jauh hahaha tp alhamdulillah nemu jg tuh Pantai Jungwok yg masih perjaka hahaha.
Jalur pertama kali pas lg nyari jalan ke Pantai Jungwok
Ada sedikit kejadian lucu di waktu kita ber6 buka jalan ke Pantai Jungwok,begini ceritanya *muka serius*. Setelah kita ber6 menemukan Pantai Jungwok dan ingin kembali ke Pantai Wedioombo untuk memberitahukan ke kawan2 lainnya kalau kita sudah menemukan keindahan yg tersembunyi selama ini,yaitu pantai yg seperti pantai pribadi #ceileeeh. Ada 2 kubu dalam menentukan jalur pulang, Jamal Faiz dan Bang Andri mau mencoba jalur pulang yg berbeda dari jalur berangkat,krn setelah di terawang2 oleh Jamal ada jalur yg lebih cepat (intinya YAKIN hahaha). Dan Gw Eko1 Rian ttp kekeuh lwt jalur seperti jalur berangkat yg melewati bukit,krn kita ber3 ga yakin sama meraka hahaha dan emang kondisi waktu itu udah cuaaapee bgt,males bgt buat ngebuka jalur baru krn klo nyasar bakalan ngabisin tenaga doank. Ywd berpisahlah kita bertiga-tiga dan akan menunjukkan siapa yg lebih cepat. Di jalan kita bertiga (Gw Eko1 Rian) udah mikirin gmn tuh yak nasib mereka bertiga (Jamal Faiz Bang Andri) kyk nya nyasar deeeh, kita udh bikin alesan klo ank2 nanyain mereka kita bilang "Soriii kita ga bs nyelametin Jamal dkk" itu rencananya alesannya klo nanti anak2 nanya hahaha. Eeeeeeeh pas kita udh mau nyampe ternyata Jamal dkk udah nyampe duluan drpd kita buahahahahaha,gw Eko1 Rian ngakak-ngakak ternyata kita yg nyampe belakangan wakakakakakakakakkkk...
 
Akhirnya nemuin Pantai Jungwok yg masih sepi
Pukul 16.00 OK..singkat cerita kita semua personil udah sampai di Pantai Jungwok yg tentunya lwt jalur nya si Jamal dkk td hehehe melewati persawahan milik warga setempat. Sesampainya di Pantai Jugwok kita langsung mendirikan 3 tenda di pinggir pantai,wah lagi-lagi kita camping di pinggir pantai yg bener2 gak ada orang lagi selain kita mantaaaaaabb..Kala itu sang fajar detik demi detik..menit demi menit mulai bersembunyi ke tempat peristirahatan nya yang akan tergantikan oleh sang rembulan dengan backsound desiran ombak laut selatan (jieeeeeeeeeileeeh hahaha) Makan malam sudah siap untuk di santap,krn pd kaga bawa piring dan sendok ywd daun pisang pun di jadikan alas makan,memang klo makan pake daun pisang itu terasa bgt keakraban nya satu sama lain..taaapiiiiiiiiii krn emang dasarnya pd melihara gembel di perut,makan dgn cara itu membuat rugi hahaha yg perut karet psti makan nya banyak dan yg kasian yg cwe krn jatah nya di ambil ama yg cwo berperut gembel.
Ini Jalur yg benernya,lewat persawahan warga sekitar